Bupati Nias Selatan Tinjau Longsor di Taluzusua, Alat Berat Dikerahkan Buat Jalan Darurat Senin Pagi
NIAS SELATAN, - mitratv.my.id –
Bupati Nias Selatan Sokhiatulo Laia didampingi Kepala Dinas PUTR Kadiaro Ndruru, ST., MM dan Pj. Sekda Nias Selatan Amsarno S. Sarumaha, SH., MH., CGCAE meninjau langsung lokasi bencana longsor yang memutuskan akses jalan di Desa Taluzusua, Kecamatan Siduaori, pada Minggu (9/8/2026). Rombongan turut didampingi Staf Ahli Bupati, Kadis Kesehatan, Kaban Baperida, Kaban BPBD, dan perwakilan Dinas Perhubungan Kabupaten Nias Selatan.
Longsor terjadi di ruas jalan vital Desa Taluzusua, Kecamatan Siduaori. Jalan tersebut merupakan satu-satunya akses darat yang menghubungkan Kecamatan Siduaori dengan Kecamatan Gomo, Mazo, Idanotae, Ulu Idanotae, Boronadu, dan Umbunasi di wilayah Nias Selatan.
Bencana terjadi pada Jumat malam (7/8/2026) akibat curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah tersebut beberapa hari terakhir. Putusnya akses ini berdampak besar terhadap mobilitas warga dan distribusi logistik ke 6 kecamatan di bagian selatan Nias Selatan. Untuk itu, Bupati menekankan pentingnya penanganan darurat dan cepat.
Dalam peninjauan tersebut, Bupati Sokhiatulo Laia menyampaikan instruksi agar penanganan sementara segera dilakukan. "Ini akses vital masyarakat. Saya minta secepatnya ditangani untuk pembukaan jalan darurat agar roda ekonomi dan pelayanan dasar tidak terhambat," tegas Bupati.
Tindak lanjut dilakukan pada hari Senin tanggal 10/08/2026. Alat berat milik Dinas PUTR Kabupaten Nias Selatan langsung dikerahkan ke lokasi untuk membuka jalan darurat. Upaya ini bertujuan agar transportasi roda dua dan roda empat dapat kembali melintas sementara sembari menunggu perbaikan permanen.
Dengan dibukanya akses darurat ini, diharapkan distribusi sembako, pelayanan kesehatan, dan aktivitas pendidikan di enam kecamatan yang terisolir dapat kembali normal. Pemerintah Kabupaten Nias Selatan bersama BPBD dan Dinas terkait terus berkoordinasi untuk mempercepat penanganan dan mengimbau warga agar tetap waspada terhadap potensi longsor susulan di musim hujan.
(thl)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Related Articles